6 Tahun Masih Kurang

Photo by Rich Tervet on Unsplash

6 tahun mengenyam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyyah dan mempelajari Nahwu, Fiqih, al-Hadits, Tajwid, dan Qiraat masih kurang jika dibandingkan dengan orang-orang yang concern mempelajari ilmu-ilmu tadi. Semua yang saya pelajari selama 6 tahun masih jauh dari kata “cukup” jika dibandingkan dengan orang-orang yang mesantren dan mempelajari ilmu-ilmu tersebut. Hal ini baru saya rasakan saat mengikuti Program Pendidikan Guru Pesantren yang diselenggarakan oleh Ma’had Khadimussunnah, peserta yang ada di kelas serasa ustadz semua dikarenakan ada orang-orang yang sudah hafal nadzom sedangkan saya belum. Ada yang pernah belajar turats sedangkan saya belum.

6 tahun yang saya habiskan bukanlah waktu yang sia-sia, namun semakin menyadarkan saya bahwa seseorang yang ingin ahli dalam suatu bidang memerlukan waktu yang lebih lama daripada 6 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *