Ulasan 15 Bulan Menggunakan Vivo Y12

Bismillah…

Menggunakan sebuah smartphone dalam jangka waktu yang lama adalah sesuatu yang biasa bagi kebanyakan orang, tapi jika ada orang yang ingin membeli sebuah smartphone tapi masih mempertimbangkan untuk membelinya, maka review dari orang yang sudah lebih dulu menggunakannya adalah sangat berguna. Karena satu hal yang tidak bisa dilompati adalah waktu penggunaan smartphone.

Cerita Dibalik Membeli Vivo Y12

Sebelum Vivo Y12, saya sempat menggunakan Luna V55 Lite.

Alhamdulillah, Luna (V55 Lite) dinyatakan hilang saat saya bersama dengan dua angkatan kuliah melakukan pengabdian di masyarakat yang dilakukan selama satu minggu. Saya sudah melaporkan ke kakak tingkat yang menjadi kepala kelompok dan memang saya tidak banyak ambil pusing, karena ada beberapa program yang pada hari itu banyak yang harus dikerjakan. Setelah pekerjaan agak lenggang, kang Dio follow up soal hilangnya hp saya, saya dan kang Dio lapor ke bapak yang punya rumah. Selanjutnya bilang ke Ketua Karang Taruna di Kampung tersebut bersama ketua program pengabdian tersebut. Sore menjelang Maghrib, semua orang dikumpulkan dan disuruh untuk kumpulkan tas. Saya disuruh untuk cek seluruh tas yang ada untuk cek apakah hp saya ada ataukah tidak. Dan hasilnya nihil.

Tidak apa sebetulnya, saya rasa itu sudah usaha maksimal yang dilakukan untuk menemukan kembali hp saya. Karena itu bukan rezeki saya, maka tidak kembali lagi. Saya pun tidak ambil pusing pada waktu itu.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Rabmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. [Ibrahim 14 : 7]

Hari terakhir pengabdian, pulang dari tempat pengabdian. Saya langsung pulang ke Cianjur dan bilang ke orang tua kalau hp hilang. Semoga bisa dibelikan lagi. Dan alhamdulillah langsung dibelikan Vivo Y12. Satu hari yang sangat luar biasa bagi saya bisa ke Cianjur dari lokasi pengabdian hingga dibelikan Vivo Y12 dalam waktu satu hari saja.

Tidak Khawatir Dengan Memori Penuh

Vivo Y12 yang memiliki penyimpanan internal sebesar 64GB memberikan pengalaman yang sangat baik selama digunakan. Tidak pernah saya mendapatkan pesan  peringatan “penyimpanan penuh, segera hapus beberapa file atau aplikasi”. Dari beberapa hp yang ada di keluarga, selalu saja dapat peringatan agar segera menghapus aplikasi supaya bisa update aplikasi atau install aplikasi lain, bahkan hp adik saya yang memiliki kapasitas 32GB pun masih selalu mendapatkan peringatan semacam itu.

Sekadar info saja, Luna yang hilang itu hanya memiliki penyimpanan internal sebesar 16GB. Namun karena Luna ini bisa membuat penyimpanan luar (external) menjadi penyimpanan internal, maka dengan modal micro-sd sebesar 64GB bisa menjadikannya serasa memiliki penyimpanan internal sebesar 64GB. Dengan resiko 16GB internal tidak bisa digunakan untuk apa-apa, alias seperti dinonaktifkan oleh operasi sistem pada hp tersebut.

Kamera Depan Lebih Bagus Dibandingkan Kamera Belakang

Saya awalnya tidak terlalu tahu kelebihan Vivo dibandingkan dengan smartphone merk lain, karena memang tidak pernah memperhatikan merk Vivo. Namun saat saya iseng-iseng merekam video, saya baru sadar kalau kamera depan lebih bagus daripada kamera belakang.

Memutuskan Untuk Tidak Menggunakan Casing

Di dalam kotak, sudah terdapat softcase bening. Namun memang sudah umum diketahui kalau softcase jika sudah lama digunakan akan berubah warna menjadi kekuningan kotor. Setelah mencoba berbagai cara yang ada di internet untuk membersihkan softcase, hasilnya adalah nihil alias tidak ada perubahan sama sekali dengan softcasenya. Nonton video youtube tentang opini orang-orang yang tidak menggunakan casing pada smartphone mereka menjadikan saya memutuskan untuk akhirnya tidak menggunakan casing untuk Vivo Y12.

Resiko yang diterima akibat tidak menggunakan casing adalah jika jatuh pada permukaan yang kasar maka akan lecet pada hp. Tapi di sisi lain, kita akan lebih berhati-hati dalam memegang hp. Dengan cara ini, kita bisa menghemat uang yang seharusnya dikeluarkan untuk membeli casing dan tidak menghalangi keindahan desain hpnya.

Saya tidak menyarankan untuk tidak menggunakan casing jika memang Anda adalah orang yang bekerja di tempat yang ekstrim atau ada rencana untuk menjual hp Anda di lain waktu.

Tambahan, saya juga tidak menggunakan pelindung layar pada Vivo Y12.

Fitur Tambahan Yang Cukup Lengkap

Beberapa fitur tambahan yang ada pada Vivo Y12 membuat pekerjaan saya terbantukan seperti fitur split screen yang dapat membantu multi tasking ringan, fitur screen recording yang sangat membantu untuk merekam layar apalagi jika ada webinar atau kelas daring yang perlu saya ulang di lain waktu, fitur screenshot yang bisa diatur agar bagian tertentu saja yang ingin disimpan.

Gangguan Vivo Store

Sekali saya masuk ke Vivo Store, jika tidak uncheck, maka beranda saya akan disuguhkan oleh aplikasi yang direkomendasikan oleh Vivo Store. Gangguan ini kecil, tapi memang tidak terlalu nyaman bagi saya. Setiap kali setelah selesai memasang aplikasi dari Play Store, maka Vivo Store ini muncul untuk memindai adanya virus atau tidak pada aplikasinya, tapi yang tidak menyenangkan adalah rekomendasi aplikasinya yang tidak saya perlukan.

Aplikasi Memulai Dari Awal

Vivo Y12 yang memiliki RAM sebesar 3GB menjadikannya harus bergantian dalam menggunakan aplikasi. Saya contohkan, jika saya membuka sebanyak 10 aplikasi, lalu saya membuka kembali aplikasi yang pertama kali saya buka, maka aplikasi tersebut tidak akan menampilkan apa yang terakhir kita buka, tetapi aplikasi tersebut akan memulainya dari awal lagi.

Semoga ulasan saya ini bisa jadi pertimbangan teman-teman yang ingin membeli smartphone Vivo Y12.

Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan bertanya di kolom komentar.

🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *