Kenapa Pengen Jadi Pengusaha?

Bismillahirrahmaanirrahiim

Postingan ini dikhususkan untuk menjawab pertanyaan kawan baik saya Fiqri Azmi Muchlis saat bertanya “San, naha ente embung gawe?” (San, kenapa ga mau kerja?). Waktu itu saya gak kepikiran untuk jawab dengan baik, nyeplos aja “Embung aya nu nitah.” (Ga mau ada yang nyuruh). Terus Fiqri kayak gak puas dengan jawaban saya. Namun saya waktu itu juga ga bisa jawab dengan detail. Dan postingan inilah detailnya. ๐Ÿ˜‰

Seseorang memilih sebuah pilihan tidak begitu saja memilihnya tanpa referensi terdahulu. Maka sebetulnya saya bukan ingin mengecilkan profesi selain pengusaha, namun referensi saya lebih banyak pengusaha daripada pekerja. Sesederhana itu sebetulnya. Lalu apa referensi saya sehingga menjadikan saya ingin menjadi pengusaha?

Referensi menjadi pengusaha:

  1. Buku Bisnis Online Milyaran (BOM) yang ditulis oleh mas Fikry dan bang Motty
  2. Buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula. Ditulis oleh kang Dewa
  3. Tulisan blog Ustadz Kok Dagang? Ditulis oleh Ustadz Felix Siauw
  4. Buku The Power of Kepepet. Ditulis oleh mas J.
  5. Dan masih banyak buku, podcast, dan tulisan tentang pengusaha.

Saya pribadi ingin menjadi pengusaha karena ingin bertemu dengan orang tua saat ingin bertemu. Tidak ingin terhalang oleh kalimat “maaf bu/yah, Ihsan lagi kerja.” Ingin bertemu teman saat ingin bertemu. Tidak ingin terhalang oleh kalimat “sorry, urang keur gawe.” Ingin kajian saat ingin kajian. Tidak terhalang oleh bergumam “duh, lagi jam kerja.”

Semoga tulisan singkat ini jadi jawaban yang memuaskan buat Fiqri dan saya pribadi.

Apakah ada keinginan untuk bekerja? Ternyata ada, saat dulu mau masuk SMK tapi malah masuk SMA. Lingkungan juga berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung.

๐Ÿ˜€

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *